Nabire, WAGADEI – Pembangunan kompleks pusat pemerintahan (Puspem) Provinsi Papua Tengah memasuki tahap penting dengan berdirinya tiga menara kantor pemerintahan yang akan menjadi simbol kekuatan dan keberlanjutan pembangunan wilayah. Ketiga gedung tersebut masing-masing direncanakan menjulang setinggi tiga lantai, lima lantai dan tujuh lantai.
Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si menegaskan, pembangunan ini bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, melainkan meletakkan fondasi yang kuat bagi generasi mendatang yakni anak cucu kita di seluruh penjuru Papua Tengah.
“Kami tidak membangun untuk hari ini saja, tetapi untuk puluhan tahun ke depan. Setiap tiang, setiap pondasi yang dipasang di sini adalah bukti tanggung jawab kami kepada mereka yang akan meneruskan perjuangan pembangunan di tanah ini,” ujar Wakil Gubernur, Senin, (22/9/2026).
Wagub Papua Tengah mengatakan hal itu usai pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan pembangunan puspem yang berada di daerah Karadiri 2, distrik Wanggar, kabupaten Nabire.
Kegiatan sidak langsung ke lokasi pembangunan itu juga dihadiri langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH turun memastikan kualitas, ketepatan waktu serta standar keamanan pembangunan benar-benar terjaga.
Geley menekankan, ketiga menara ini akan menjadi pusat pelayanan publik, perumusan kebijakan, serta penggerak kemajuan ekonomi dan sosial di wilayah ini.
“Bangunan ini harus berdiri tegak, kokoh, dan abadi. Karena di sinilah nanti cita-cita masyarakat Papua Tengah diperjuangkan, diurus dan diwujudkan. Fondasi yang kuat hari ini adalah jaminan masa depan yang lebih cerah bagi kita semua,” katanya.
Pembangunan ketiga gedung ini diharapkan selesai sesuai jadwal dan dapat segera difungsikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di delapan kabupaten se Provinsi Papua Tengah. (*)
