AWP dan Pemuda Katolik Papua Teken MoU Sekolah Jurnalistik

Jayapura, WAGADEI – Asosiasi Wartawan Papua (AWP) resmi menjalin kerja sama dengan Pemuda Katolik Komisariat Daerah Papua melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Sekolah Jurnalistik. 

Dihadiri jajaran pengurus AWP dan Pemuda Katolik, penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Sekretariat AWP, Jayapura, Selasa, (14/7/2026).

Bacaan Lainnya

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan kedua organisasi dalam rangka menyelenggarakan program Sekolah Jurnalistik bagi anggota Pemuda Katolik.

Program ini terbuka bagi anggota aktif Pemuda Katolik, mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta, serta pelajar SMA/SMK di seluruh Provinsi Papua.

“Hari ini kami MoU kerja sama dengan Asosiasi Wartawan Papua. Tentu kegiatan ini adalah bagaimana kita mengeksekusi program sekolah jurnalistik,” ujar Ketua Komisariat Pemuda Katolik Papua, Robert Yewen.

Yewen menjelaskan, silabus pembelajaran telah disiapkan oleh AWP. Setelah penandatanganan MoU, pihaknya akan melakukan rekrutmen bagi anggota Pemuda Katolik yang serius mengikuti program tersebut.

“Mereka akan mengikuti pembinaan selama 12 kali pertemuan dengan materi-materi yang sudah disiapkan,” katanya.

Menurut Yewen, program ini merupakan bagian dari komitmen membangun kolaborasi untuk memberdayakan generasi muda Katolik di Provinsi Papua, khususnya di wilayah Jayapura.

“Kami harapkan orang muda Katolik yang ada di basis-basis organisasi kemasyarakatan tapi juga yang ada di dalam gereja bisa ikut terlibat mengambil bagian di dalam program sekolah jurnalistik ini,” ucapnya.

 

Ia menambahkan, program ini menjadi pengalaman berharga karena peserta akan diajarkan langsung oleh para jurnalis senior di Papua.

Sementara itu, Ketua AWP Elisa Sekenyap mengatakan, pihaknya diminta untuk memberikan materi jurnalistik kepada peserta.

“Karena kami berlatar belakang sebagai jurnalis, kami diminta supaya kami terlibat membahaskan materi,” katanya.

Sekenyap merinci, dalam 12 pertemuan tersebut, AWP akan mengisi materi dari tingkat dasar hingga evaluasi dan penilaian di akhir program.

“Karena ini teman-teman yang bukan jurnalis, jadi kami akan memulai dengan materi-materi dasar,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah penandatanganan MoU, AWP akan menyusun jadwal dan menunjuk pengurus untuk mengisi setiap sesi pertemuan. Periode kerja sama ini disepakati berlangsung selama 1 tahun, terhitung dari pertengahan 2026 hingga pertengahan 2027.

“Kami apresiasi kepada Pemuda Katolik karena mereka telah mempercayakan kami untuk bermitra, untuk bersama-sama melakukan kegiatan ini,” kata Sekenyap. (“)

Pos terkait