AWP inisiasi festival media, Abeth: Tingkatkan kapasitas jurnalis

Ketua Panitia Festival Media Tanah Papua tahun 2025, Abeth A. You dalam sesi Dialog Mozaik Persiapan Festival Media Tanah Papua ke-I di Nabire, yang disiarkan langsung oleh Radio Republik Indonesia (RRI), di Jalan Merdeka Nabire, Papua Tengah, Selasa (22/7/2025).
Ketua Panitia Festival Media Tanah Papua tahun 2025, Abeth A. You (kedua dari kanan) dalam foto bersama usai sesi Dialog Mozaik Persiapan Festival Media Tanah Papua ke-I di Nabire, yang disiarkan langsung oleh Radio Republik Indonesia (RRI), di Jalan Merdeka Nabire, Papua Tengah, Selasa (22/7/2025). - IST

Nabire, WAGADEI – Asosiasi Wartawan Papua atau AWP menginisiasi Festival Media di Tanah Papua pada 5–7 Oktober 2025 di Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Hal tersebut dikatakan Ketua Panitia Festival Media Tanah Papua tahun 2025, Abeth A. You dalam sesi Dialog Mozaik Persiapan Festival Media Tanah Papua ke-I di Nabire, yang disiarkan langsung oleh Radio Republik Indonesia (RRI), di Jalan Merdeka Nabire, Papua Tengah, Selasa (22/7/2025).

Abeth mengatakan, festival tersebut, bertujuan untuk menghimpun seluruh media massa di Tanah Papua, sekaligus meningkatkan kreativitas dan kapasitas para jurnalis.

Bacaan Lainnya

“Jadi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan dan mempromosikan peran media dalam pembangunan sosial dan budaya di Papua,” kata Abeth You.

Pemilik portal berita Wagadei.id itu melanjutkan, festival media ini sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Namun, rencana kegiatannya sempat tertunda, karena kesibukan masing-masing wartawan.

“Akhirnya, kesepakatan dari Badan Pengurus AWP memutuskan bahwa Nabire akan menjadi tuan rumah pertama untuk festival ini,” kata Abeth You.

Menurut Abeth You, Nabire dipilih sebagai lokasi festival karena posisi strategisnya sebagai pusat Provinsi Papua Tengah. Selain itu, ini juga menjadi simbol sentral Tanah Papua, yang menghubungkan berbagai provinsi di wilayah tersebut.

Abeth You mengatakan, festival media ini akan dihadiri sekitar 500 peserta, baik dari pihak swasta, maupun pemerintah daerah di Tanah Papua.

“Festival ini tidak hanya dihadiri oleh jurnalis dari berbagai media, tetapi juga akan melibatkan masyarakat dan sektor swasta. Festival ini mengundang 500 peserta dari berbagai provinsi di Papua, termasuk wartawan, organisasi pers seperti PWI dan AJI, mahasiswa, serta lembaga pemerintahan dan sektor swasta yang berperan dalam mendukung industri media di Papua,” kata Abeth.

Sekretaris Panitia Festival Media di Tanah Papua, Melkianus Dogopia mengatakan, festival ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarjurnalis di seluruh Papua, serta meningkatkan kesadaran publik tentang peran media, dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

“Selain menjadi ajang pertemuan bagi media, festival ini juga menjadi kesempatan untuk melatih jurnalis muda dan meningkatkan kemampuan mereka melalui berbagai pelatihan dan workshop,” kata Melkianus.

Melkianus mengatakan, festival ini juga akan menampilkan berbagai pameran media, film dokumenter, dan karya jurnalistik, yang diproduksi oleh media di Papua.

Selain itu, kegiatan ini juga akan mengangkat budaya lokal, dengan penampilan musik akustik dan kesenian daerah, serta menyediakan ruang untuk diskusi dan berbagi pengalaman antar jurnalis.

Koordinator Usaha Dana Festival Festival Media di Tanah Papua, Emanuel You mengatakan, pihaknya membutuhkan dana sekitar Rp 2 miliar dari berbagai sumbangan, baik dari pemerintah, swasta, maupun individu. Ia berharap dukungan dari semua pihak, termasuk media lokal dan nasional, demi kelancaran festival ini.

“Ini adalah kesempatan bagi semua pihak untuk berkolaborasi dan menunjukkan kontribusi mereka dalam perkembangan media di Tanah Papua. Kami mengajak semua pihak untuk mendukung acara ini agar dapat berlangsung sukses dan membawa manfaat bagi masyarakat Papua,” kata Emanuel You.

Eman berharap agar festival tersebut dapat menjadi momentum, untuk memajukan dunia media di Papua, sekaligus memperkenalkan keragaman dan potensi lokal kepada masyarakat luas.

Festival Media Se-Tanah Papua ini diharapkan menjadi acara tahunan yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan jurnalisme di wilayah tersebut,” ujarnya.

Festival Media di Tanah Papua yang berlangsung selama tiga hari tersebut akan digelar dengan berbagai lomba, seperti lomba menulis, fotografi, dan video, yang diikuti oleh jurnalis dan pelajar di Papua.

Dalam festival ini juga diadakan workshop untuk meningkatkan kapasitas jurnalis muda di Tanah Papua. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan