Intan Jaya, WAGADEI — Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Intan Jaya, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, S.H menyampaikan kabar gembira sekaligus komitmen kuat bagi warga Sugapa yang bermukim di ibu kota Kabupaten Intan Jaya pada bulan Desember 2026, listrik di Sugapa akan menyala penuh selama 24 jam.
Janji tersebut disampaikan Gubernur saat meresmikan mobilisasi Genset di Sugapa pada hari Selasa, (15/9/2026), menjadi salah satu poin paling ditunggu dan disambut sukacita oleh seluruh masyarakat yang hadir. Selama ini, keterbatasan pasokan listrik menjadi salah satu kendala utama yang dirasakan warga mulai dari kegiatan belajar anak-anak, pengembangan usaha kecil, hingga pelayanan kesehatan, kantor pemerintahan dan kenyamanan rumah tangga.
Gubernur Nawipa menjelaskan, peresmian genset yang dilakukan hari ini adalah langkah awal yang disiapkan secara matang. Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan sarana, peralatan serta pengelolaan yang memadai agar pasokan listrik tidak hanya hadir, tetapi berkelanjutan dan stabil.
“Bulan Desember tahun 2026 ini, kita akan nyalakan listrik 24 jam. Bukan setengah hari, bukan sebentar tapi sepanjang hari, setiap hari. Dan ini sebagai kado natal nanti,” kata Gubernur Meki Nawipa di hadapan masyarakat.
Ketersediaan listrik 24 jam diharapkan langsung membawa perubahan besar. Dari segi pendidikan, siswa bisa belajar hingga malam hari tanpa khawatir gelap. Pelayanan kesehatan seperti di Puskesmas, rumah sakit dan fasilitas kesehatan dapat beroperasi optimal, termasuk penyimpanan vaksin dan alat medis. Demikian juga pelayanan publik di kantor pemerintahan dan keamanan lingkungan juga lebih terjaga.
Keputusan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah tidak hanya hadir dalam kunjungan kerja, tetapi juga berkomitmen menyelesaikan masalah-masalah mendasar yang selama ini dirasakan masyarakat pedalaman.
Warga Sugapa yang hadir menyambut janji tersebut dengan tepuk tangan dan sukacita yang meluap. Bagi mereka, listrik 24 jam bukan sekadar soal penerangan, melainkan cahaya harapan untuk masa depan Intan Jaya.
Pastor Paroki Missael Bilogai sekaligus pimpinan Gereja Katolik Dekenat Moni Puncak Jaya Keuskupan Timika, Pater Yance Yogi, Pr mengungkapkan kegembiraannya setelah mendengar penjelasan langsung dari orang nomor satu di Provinsi Papua Tengah ini.
Menurut Pater Yance Yogi, jika dinyalakan 24 jam maka sering dilakukan bon atau utang bahan bakar minyak jenis solar secara otomatis akan putus.
“Terima kasih pak Gub, ini yang kami nantikan. Kami biasa bon solar jadi kalau PLN menyala berarti tidak utang lagi,” ujar Yogi.
Gubernur juga mengingatkan agar masyarakat turut menjaga dan merawat fasilitas kelistrikan tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. (*)







