Tema: Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan
Dekai, WAGADEI – Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW KNPB) Kabupaten Yahukimo menggelar Aksi Nasional dengan tema “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan”, Senin (3/8/2026). Aksi yang berpusat di kawasan Samaru, Dekai ini berjalan dengan damai, tertib, dan tanpa ada tindakan penghadangan dari pihak mana pun.
Aksi ini diselenggarakan sebagai bentuk perlawanan tanpa kekerasan yang senantiasa mengutamakan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta keberagaman pandangan di tengah masyarakat di tanah Papua.
Berikut kronologi pelaksanaan aksi:
Pukul 05.32 Waktu Papua, pimpinan sektor mulai meninggalkan kantor KNPB Wilayah Yahukimo menuju basis-basis masyarakat untuk melakukan mobilisasi dan mengantar massa ke titik kumpul utama. Pukul 06.26, seiring mulai bergeraknya aktivitas warga, massa mulai berdatangan satu per satu ke kantor KNPB.
Sepanjang pergerakan massa, teramati beberapa kendaraan dinas milik kepolisian dan unsur keamanan lain yang melintas maupun melakukan pemantauan, namun tidak ada upaya penghalangan: pukul 06.30 mobil Dalmas Polres Yahukimo melintas ke arah Sekla; pukul 07.54 mobil Avanza milik intelijen; pukul 08.00 mobil Hilux hitam; pukul 08.24 dua kendaraan Brimob; pukul 08.48 kendaraan milik Marinir; hingga pukul 09.19 mobil Avanza putih. Massa tetap terus berdatangan dengan tenang dan aman.
Pukul 09.45, jumlah peserta semakin banyak sehingga massa turun ke jalan raya utama Samaru untuk menyampaikan aspirasi. Hingga pukul 10.15, kelompok dari berbagai distrik dan lingkungan—seperti Luhawe, Pemukan, Solbi Kilo 5, Hofur, Hirin Ruko, serta lingkungan K2 dan SMK—telah tiba di lokasi dengan keadaan selamat.
Kegiatan orasi dimulai pukul 10.50 secara berurutan dari berbagai elemen masyarakat: perwakilan gereja, kepala suku, kaum perempuan, pelajar, pemuda, mahasiswa, perwakilan Sopi dan Hayabasu, serta pimpinan NGR. Puncaknya, Ketua KNPB Wilayah Yahukimo, Satu Sinduk Kobak, membacakan pernyataan sikap resmi organisasi, disusul penyampaian pandangan politik oleh pengurus BPW KNPB.
Aksi ditutup dengan doa bersama pukul 12.57, kemudian massa dibubarkan secara tertib dan kembali masuk ke halaman kantor KNPB pada pukul 13.26. Sebagai bentuk kepedulian, KNPB juga menyediakan makan bersama bagi seluruh warga yang hadir, sebelum kegiatan sepenuhnya selesai pukul 14.00 siang. (*)
