Nabire, WAGADEI – Memasuki peringatan hari jadi keempat, Provinsi Papua Tengah menghadirkan perayaan yang bukan milik pejabat semata, melainkan milik seluruh rakyat. Gubernur Meki Nawipa, SH secara khusus mengundang warga dari delapan kabupaten yang berada di Nabire untuk hadir dan meramaikan rangkaian kegiatan selama tiga hari berturut-turut di Halaman Kantor Gubernur, kawasan Bandara Lama Nabire, mulai 19 hingga 22 Juli 2026.
Ajakan ini disampaikan saat Gubernur pertama di Provinsi Papua Tengah ini membuka kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia 2026, sekaligus menegaskan makna mendalam di balik perayaan tersebut.
Perayaan diawali dengan kebersamaan menyaksikan laga final sepak bola dunia antara Spanyol melawan Argentina pada dini hari, Senin, 20 Juli 2026, disertai layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi siapa saja yang hadir. “Lebih baik sehat daripada sakit. Mari datang dan manfaatkan layanan ini, karena kesehatan adalah dasar kita bekerja dan berkarya,” ujar Meki Nawipa.
Pemerintah juga menyiapkan bazar UMKM, penampilan musisi lokal, serta berbagai hiburan rakyat. Khusus hadiah utama berupa sepeda motor, ditegaskan dikhususkan bagi masyarakat umum. “Jika terpilih ASN, TNI atau Polri, akan kami undi kembali. Hadiah ini memang kami persiapkan untuk rakyat,” katanya.
Jaga Warisan Lewat Budaya Yospan
Pada hari kedua, lanjut orang nomor satu ini, pihaknya bakal memeriahkan dengan lomba Yosim Pancar (Yospan) yang dipimpin langsung Gubernur Nawipa dengan total hadiah lebih dari Rp100 juta. Kegiatan ini mengusung semangat “Jangan Melupakan Budaya (JAMBU)”, mengingatkan bahwa tarian bukan sekadar pertunjukan, melainkan perekat persaudaraan di tengah keberagaman suku dan wilayah.
Hari ketiga ditutup dengan konser musik rohani sebagai wujud syukur mendalam atas perjalanan empat tahun yang penuh tantangan sekaligus pencapaian. Gubernur menegaskan, pembangunan yang utuh harus menjaga keseimbangan antara kesehatan raga, kemajuan ekonomi, kekayaan budaya dan keteguhan iman.
“Mari kita hadir, berbaur dan rayakan bersama. Empat tahun adalah awal dari perjalanan panjang membangun Papua Tengah yang mandiri, maju, dan sejahtera bagi kita semua,” ajak Gubernur Meki Nawipa. (*)







