Nabire, WAGADEI – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Provinsi Papua Tengah, ketua panitia pelaksana Max Douw dan sekretarisnya John Billy Muabuy telah melakukan pertemuan penting dengan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah Yosua Tipagau dan Sekretaris KONI Yeki Tobai pada hari Jumat, (3/7/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan kegiatan serta menyamakan visi dan arah pengembangan olahraga bola basket di wilayah tersebut.
“Musdalub akan kita gelar besok, hari Sabtu, 4 Juli 2026. Sehingga hari ini kami melakukan koordinasi dengan pak ketua KONI dan pak Sekretaris KONI terkait persiapan kami. Pertemuan ini memiliki peran krusial bagi keberlangsungan organisasi Perbasi di Papua Tengah,” kata Max Douw di Nabire.
Kegiatan ini lanjut dia, untuk memperbarui kepengurusan, serta merumuskan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan olahraga bola basket di provinsi yang masih muda ini. Sebagai salah satu cabang olahraga yang cukup diminati masyarakat, bola basket diharapkan dapat terus tumbuh dan melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga ke tingkat nasional.
Dalam pertemuan tersebut, panitia pelaksana menyampaikan persiapan yang telah dilakukan hingga saat ini, mulai dari administrasi, teknis pelaksanaan, hingga penyusunan materi pembahasan yang akan dibawa ke dalam sidang musyawarah.
Sementara itu, Ketua KONI Yosua Tipagau memberikan arahan, masukan, serta dukungan agar Musdalub berjalan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi, serta peraturan yang berlaku di lingkungan keolahragaan nasional.
Tipagau menyambut, KONI Provinsi Papua Tengah menyambut baik inisiatif panitia untuk berkonsultasi lebih awal. Sebab KONI sebagai induk organisasi olahraga di daerah akan terus mendukung setiap cabang olahraga yang ingin membenahi struktur organisasinya demi kemajuan bersama.
“Kami mendukung penuh penyelenggaraan Musdalub ini. Organisasi yang sehat dan tertata dengan baik adalah syarat utama agar olahraga bola basket di Papua Tengah dapat berkembang, melahirkan atlet berprestasi, dan memberikan manfaat nyata bagi generasi muda,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh proses musyawarah berlangsung secara demokratis, kekeluargaan dan mengutamakan kepentingan organisasi serta pengembangan olahraga di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Ia berharap Musdalub dapat melahirkan kepengurusan yang solid, kompeten dan memiliki program kerja yang jelas untuk membina bakat serta meningkatkan prestasi di tingkat daerah maupun nasional.
Sekretaris panitia Musdalub Perbasi Papua Tengah John Billy Muabuy, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan arahan yang diberikan oleh pimpinan KONI. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan akan dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab, serta melibatkan unsur-unsur pengurus, pelatih, atlet dan penggiat bola basket di Papua Tengah.
“Kami berkomitmen agar Musdalub ini berjalan lancar, tertib dan menghasilkan keputusan yang terbaik bagi masa depan bola basket di provinsi kita. Dukungan dan bimbingan dari KONI sangat kami butuhkan agar tidak menyimpang dari aturan yang berlaku,” katanya. (*)
