Pj Sekda bilang ASN Papua Tengah Tak Boleh Abaikan Jam Kerja Meski Demam Piala Dunia

Pj Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule - Ist

NABIRE, WAGADEI – Perhelatan Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung memang menjadi perhatian banyak orang, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Namun di tengah tingginya antusiasme tersebut, ASN diingatkan untuk tetap mengutamakan kedisiplinan kerja dan menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, menegaskan bahwa semangat mengikuti pertandingan sepak bola dunia tidak boleh menjadi alasan bagi ASN untuk mengabaikan kewajiban sebagai pelayan publik.

Menurutnya, menonton pertandingan dan mendukung tim favorit merupakan hal yang wajar. Akan tetapi, hal tersebut tidak boleh mengganggu kehadiran pegawai di kantor maupun pelaksanaan tugas kedinasan sehari-hari.

“Seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah harus tetap menjaga kedisiplinan kerja selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Kegembiraan dan antusiasme yang tinggi dalam menyaksikan pertandingan sepak bola hendaknya tidak mengganggu kehadiran pada jam kerja maupun pelaksanaan tugas kedinasan,” kata Silwanus saat diwawancarai di Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (15/6/2026).

 

Silwanus mengatakan, sebagai abdi negara, setiap ASN memiliki tanggung jawab untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai tetap menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

“Setiap ASN diminta tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan tupoksi masing-masing dengan penuh kesungguhan, rasa memiliki, dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” ujar Sumule.

Ia menambahkan, masyarakat tidak boleh menjadi pihak yang dirugikan akibat menurunnya disiplin kerja selama berlangsungnya Piala Dunia. Pelayanan publik harus tetap diberikan secara maksimal tanpa keterlambatan maupun pengabaian.

“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tidak boleh ada penurunan kualitas, tidak boleh ada keterlambatan ataupun pengabaian. Pelayanan publik harus tetap berjalan dengan baik dan kualitasnya tidak boleh turun,” tegas Silwanus.

Menurutnya, ASN tetap dapat menikmati pertandingan sepak bola sebagai hiburan setelah menyelesaikan tugas dan kewajiban mereka. Namun, profesionalisme harus tetap menjadi prioritas utama.

 

“Anda boleh menonton pertandingan, tetapi kualitas pelayanan tetap harus dijaga,” katanya.

Untuk memastikan hal tersebut berjalan dengan baik, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pengawasan secara berjenjang terhadap kedisiplinan pegawai di masing-masing instansi.

Pengawasan tersebut dinilai penting agar tidak terjadi penurunan kinerja selama berlangsungnya ajang olahraga terbesar di dunia itu. (*)

 

Pos terkait