Nabire, WAGADEI – Semangat kebersamaan dan dukungan penuh membuncah di hati masyarakat Papua Tengah. Menjelang pertandingan penting Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC, Jumat, (8/5/2026), Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH mengambil langkah nyata untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam satu tujuan mendukung kebanggaan tanah Papua, sang Mutiara Hitam.
Sebagai wujud perhatian dan kecintaan terhadap sepak bola serta semangat persatuan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi menyiapkan tiga lokasi penayangan bersama (Nobar) yang tersebar di Kota Nabire, agar seluruh suporter bisa menyaksikan dan mendukung tim kebanggaan mereka bersama-sama.
“Besok Persipura main di Stadion Lukas Enembe Sentani lawan Adhyaksa, kami di Papua Tengah siapkan tiga tempat untuk kita nonton bareng (nobar). Di halaman kantor Samsat jalan Merdeka Nabir, Pantai Maf dan halaman kantor Gubernur,” ujar Gubernur Meki Nawipa saat ditemui di kediamannya, Kamis, (7/5/2026).
Gubernur Meki Nawipa menegaskan, langkah ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap Persipura sebagai aset kebanggaan bersama, sekaligus sarana mempersatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu semangat; “mengantar Mutiara Hitam kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia”.
“Persipura bukan hanya milik satu daerah, tapi milik seluruh masyarakat Papua, termasuk kami di Papua Tengah. Kemenangan mereka adalah kebanggaan kita semua. Karena tiket di stadion sudah habis terjual, kami siapkan tempat-tempat nyaman, aman, dan luas agar warga bisa berkumpul, bersorak, dan mendoakan kemenangan bersama. Ini cara kami menyatu dalam semangat kebanggaan dan persaudaraan,” ujar Gubernur Meki.
Tiga Lokasi Nobar Resmi, Siap Tampung Ribuan Pendukung
Berikut adalah tiga titik lokasi resmi yang telah disiapkan dan ditetapkan Gubernur Papua Tengah:
1. Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire – Titik utama dan pusat nobar di ibu kota provinsi. Dilengkapi layar lebar besar, sistem suara jernih, dan tempat duduk luas. Akan dihadiri langsung oleh Gubernur Papua Tengah, pejabat daerah, ASN, dan ribuan warga sekitar.
2. Jalan Merdeka – Titik ini telah dipasang videotron milik Setda Provinsi Papua Tengah menjadi pusat dukungan bagi warga terutama pengguna jalan.
3. Pantai Maf Nabire – Lokasi strategis ketiga ini juga justru menjangkau masyarakat, sebab tempat ini telah menjadi pusat permainan keluarga sambil menikmati pemandangan teluk Saireri.
Seluruh lokasi dibuka mulai pukul 15.30 WIT, dua jam sebelum pertandingan dimulai. Pemerintah menjamin keamanan, kenyamanan dan kelancaran penayangan langsung, serta menghimbau agar seluruh suporter tetap menjaga ketertiban, kebersihan dan sportivitas selama acara berlangsung.
Semangat Persatuan: Papua Tengah Punya Satu Suara
Gubernur Meki menambahkan, momen ini bukan sekadar menonton sepak bola, melainkan wujud nyata dari semangat “Berpikir Lokal, Bertindak Global” yang selama ini digaungkan. Dukungan untuk Persipura adalah bukti bahwa meski terbagi dalam beberapa provinsi baru, ikatan persaudaraan dan kebanggaan masyarakat Papua tetap satu dan tak terputus.
“Kita punya identitas yang sama, punya kebanggaan yang sama. Ketika Persipura bertanding, Papua Tengah pun bertanding bersama mereka. Kami harap, di setiap sudut wilayah ini, dari Nabire, Paniai, Deiyai, hingga Dogiyai dan Intan Jaya, masyarakat berkumpul, berdoa dan bersorak satu suara ayo Persipura, Menanglah!,” katanya.
Laga ini sangat krusial, karena pemenangnya akan langsung mengamankan satu tiket terakhir promosi ke Super League 2026/2027. Seluruh mata masyarakat Papua Tengah kini tertuju ke Stadion Lukas Enembe, berharap Persipura mampu menundukkan Adhyaksa FC dan kembali bersinar di panggung utama sepak bola Indonesia. (*)







