Jayapura, WAGADEI – Ketua Lembaga Masyarakat Adat atau LMA Port Numbay, George Awi mengajak seluruh masyarakat di Bumi Cenderawasih, untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta persatuan menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Papua yang dilaksanakan pada 6 Agustus 2025.
Ketua LMA Port Numbay, George Awi mengatakan, dalam menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas aparat keamanan TNI/Polri, tetapi tugas seluruh masyarakat.
Apalagi, kata Awi, keamanan adalah kunci utama dalam mendukung kelancaran pembangunan.
“Mari, kita ikut menjaga keamanan di Tanah Papua! Dengan keamanan yang baik, maka tercipta kenyamanan bersama, terlebih menjelang pelaksanaan PSU di Papua,” katanya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Wagadei pada Senin (28/7/2025).
Pada PSU Papua mendatang, Awi mengajak masyarakat Papua menggunakan hak politiknya dengan cara mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dia mengingatkan bahwa politik adalah untuk memilih pemimpin terbaik, yang mampu membawa kesejahteraan dan pembangunan di Tanah Papua, sehingga masyarakat dapat menikmati hasilnya, hingga anak cucu.
“Suara masyarakat Papua sangat menentukan pembangunan untuk lima tahun ke depan, maka gunakanlah hak pilih saudara dengan sebaiknya dengan cara mendatangi TPS,” katanya.
“Hal ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai Warga Negara Indonesia yang baik. Jadi, jangan golput,” lanjutnya.
George Awi yang juga Ondoafi Nafri itu menyerukan kepada masyarakat Papua agar tidak terpancing kabar bohong atau hoaks yang banyak beredar menjelang PSU Pilgub Papua.
Dirinya bahkan meminta masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial.
“Jangan terpengaruh informasi tidak benar atau hoaks di media sosiall (medsos) yang dapat memecah belah persatuan, apalagi jika sudah membawa isu suku, ras dan agama (SARA) dalam PSU. Baiknya, jika masyarakat menemukan informasi yang belum benar kejelasannya, perlu ditanyakan kembali kepada para pihak yang berwajib,” katanya. (*)







