Ketua Panitia Apresiasi Suksesnya Feskop Papua Tengah 2026

Hasil Kerja Bersama Wujudkan Visi Gubernur Meki Nawipa

 

Bacaan Lainnya

Nabire, WAGADEI – Festival Kopi (Feskop) Papua Tengah Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Ketua Panitia Festival Kopi, Andrias Gobai, S.Sos, MA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut terutama untuk Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa.

Menurut Andrias, kesuksesan festival yang digelar selama dua hari, 29-30 Oktober 2026 di aula KSK Bukit Meriam Nabire itu bukan kerja satu pihak, melainkan hasil dari kolaborasi dan komitmen bersama.

“Kesuksesan Festival Kopi Papua Tengah 2026 merupakan hasil kerja bersama, kolaborasi, dukungan, dan komitmen seluruh pihak, mulai dari pemerintah, petani kopi, komunitas, pelaku UMKM, kedai kopi, barista, mitra, panitia hingga seluruh masyarakat Papua Tengah,” ujar Andrias Gobai dalam pernyataan resminya, Sabtu, (31/10/2026).

Andrias yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah itu menegaskan, selaku ketua panitia dirinya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mengambil bagian dan bekerja keras.

“Selaku ketua panitia, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mengambil bagian dan bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

Ia menegaskan festival yang mengusung tema “Dari Kebun Kopi ke Cangkir, dari Petani Kopi untuk Papua” ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, festival menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem kopi yang berkelanjutan di Papua Tengah.

“Festival ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem kopi Papua Tengah, memperkuat ekonomi petani, membuka akses pasar, serta memperkenalkan kekayaan kopi Arabika dan Robusta Papua Tengah kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Andrias berharap, ke depan kopi Papua Tengah mampu berdiri sejajar dan diperhitungkan di tingkat nasional bahkan internasional. Hal itu, menurutnya, hanya dapat diwujudkan melalui kerja yang cepat, tepat, profesional, inovatif dan kolaboratif.

Hal itu sejalan dengan visi Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H dan Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos, M.Si yang tengah mendorong pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan dengan program 1,25 juta bibit kopi untuk delapan kabupaten.

“Ke depan, Papua Tengah harus mampu berdiri dan diperhitungkan di mata nasional bahkan dunia internasional. Hal ini hanya dapat diwujudkan melalui kerja cepat, tepat, profesional, inovatif, dan kolaboratif, sejalan dengan visi Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Papua Tengah” ujarnya.

Ia mengajak seluruh stakeholder untuk terus bergerak bersama membangun Papua Tengah dari potensi unggulan daerah.

“Mari kita terus bekerja, bergerak bersama, dan membangun Papua Tengah melalui potensi unggulan daerah, salah satunya kopi. Dari Kebun Kopi ke Cangkir, Dari Petani Kopi untuk Papua Tengah,” kata Andrias. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan