Timika, WAGADEI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menegaskan komitmen untuk terus memberikan perhatian kepada guru ngaji, ustadz, TPA, serta kepengurusan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).
Dukungan ini dinilai bukan sekadar bantuan keagamaan, melainkan investasi untuk menjaga moral generasi muda dan memperkuat fondasi toleransi di Kabupaten Mimika yang dikenal sebagai daerah paling majemuk di Papua Tengah.
Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan, guru ngaji memiliki peran strategis yang tidak tergantikan. Mereka yang setiap hari mengajarkan mengaji, akhlak, dan budi pekerti di masjid-masjid, mushola dan kampung-kampung.
“Kalau kita mau Mimika tetap damai, guru ngaji harus kita dukung. Mereka yang jaga anak-anak kita dari hal-hal negatif. Tanpa mereka, kita kehilangan penjaga moral di kampung,” ujar Johannes dalam kegiatan keagamaan di Timika, Selasa, (28/10/2026).
Komitmen ini sejalan dengan arahan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang menekankan pembangunan harus seimbang antara infrastruktur dan pembangunan manusia yang berkarakter, toleran, dan berdaya saing.
Pemkab Mimika saat ini juga memperkuat peran PHBI sebagai wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangun dialog lintas agama bersama FKUB Mimika. Sinergi ini terbukti berhasil mengantarkan Mimika meraih predikat Kabupaten Toleransi pada 2025 dan dipercaya menjadi tuan rumah Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2 pada 16 November 2026.
“Kita harus menunjukkan kepada seluruh masyarakat bahwa Mimika memang harmonis. Orang yang datang ke sini harus melihat bahwa kita saling mendukung, meskipun berbeda agama, bahasa, dan budaya,” kata Johannes beberapa waktu lalu.
Pemprov dan Pemkab Mimika berharap, dengan dukungan terhadap guru ngaji dan penguatan peran PHBI, nilai-nilai cinta kasih, kasih sayang, dan keseimbangan batin tidak hanya tumbuh di kalangan umat Islam, tetapi menjadi semangat bersama seluruh umat beragama untuk membangun Mimika sebagai rumah bersama yang aman, damai dan harmonis. (*)





















