Deiyai, WAGADEI — Pembukaan tahun akademik 2026 di kampus Sekolah Tinggi Katakese (STK) Touye Paapa Deiyai, Papua Tengah berlangsung dengan penuh semangat dan nuansa pembinaan kaum muda. Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah kuliah umum yang menghadirkan Uskup Timika, Mgr. Dr. Bernard Bofitwos Baru, OSA sebagai pemateri melalui daring atau zoom meeting.
Kuliah umum tersebut dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026 dengan mengangkat topik “Pendidikan Karakter Kaum Muda Katolik Papua.”
Uskup Timika Mgr. Dr. Bernard Bofitwos Baru, OSA memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda Papua. Pendidikan, menurutnya, tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membentuk pribadi yang memiliki integritas, tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan gereja.
“Kami menilai kaum muda Katolik Papua telah memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah. Karena itu, pembentukan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.
Kuliah Umum ini juga menjadi momentum penting bagi para mahasiswa dan seluruh Civitas Akademika Touye Paapa untuk memperkuat semangat belajar, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (PK Komda) Papua Tengah, Tino Mote menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap momentum pembukaan Tahun Akademik dapat menjadi awal yang baik bagi seluruh mahasiswa dan Civitas Akademika Touye Papa dalam menjalani proses pendidikan.
“Sukses selalu Civitas Akademika Touye Papa. Semoga terus menjadi wadah pendidikan yang membentuk generasi muda Papua yang berkarakter, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, Gereja, dan bangsa,” ujar Tino Mote.
Kegiatan kuliah umum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk menerapkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Pembukaan tahun akademik ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun semangat baru dalam dunia pendidikan di Kabupaten Deiyai, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda Katolik Papua yang berilmu, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan Tanah Papua. (*)







