Gelar sidak, Pertamina temukan truk modifikasi dan nopol palsu di Jayapura

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menggelar Sidak Lintas Sektoral yang melibatkan Dinas Perhubungan Kota Jayapura, ​Satpol PP Kota Jayapura, ​Polres Kota Jayapura, ​Kodim Jayapura dan ​Jajaran Forkopimda Kota Jayapura, Selasa (9/6/2026). - IST
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menggelar Sidak Lintas Sektoral yang melibatkan Dinas Perhubungan Kota Jayapura, ​Satpol PP Kota Jayapura, ​Polres Kota Jayapura, ​Kodim Jayapura dan ​Jajaran Forkopimda Kota Jayapura, Selasa (9/6/2026). - IST

Nabire, WAGADEI.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Pemerintah Kota Jayapura dan Aparat Penegak Hukum (APH) berkomitmen penuh menjaga penyaluran BBM bersubsidi melalui Sidak Lintas Sektoral di Jayapura ke SPBU 8499102 APO dan SPBU 8499103 Entrop pada Selasa (9/6/2026).

Dikutip dari siaran pers yang diterima Wagadei.id di Nabire, Papua Tengah, Kamis (11/6/226), Sidak Lintas Sektoral ini melibatkan Dinas Perhubungan Kota Jayapura, ​Satpol PP Kota Jayapura, ​Polres Kota Jayapura, ​Kodim Jayapura dan ​Jajaran Forkopimda Kota Jayapura. Sidak dilakukan guna mengantisipasi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, khususnya jenis Biosolar.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan modus klasik penyalahgunaan BBM subsidi seperti truk yang telah memodifikasi tangki bahan bakarnya. Tidak hanya itu, beberapa oknum pengemudi diketahui memiliki lebih dari satu plat nomor polisi (nopol) palsu yang digunakan untuk mengelabui sistem guna melakukan pembelian berulang kali Biosolar subsidi.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus menyatakan dalam kegiatan ini Dinas Perhubungan fokus kepada menjaga kelancaran lalu lintas akibat antrean truk yang kerap mengular. Untuk temuan lain yang bersifat melanggar hukum juga langsung ditindak oleh pihak berwenang seperti APH.

“Temuan tangki modifikasi dan nopol palsu ini jelas melanggar hukum dan merugikan masyarakat luas,” kata Sitorus.

Sitorus mengatakan, Dinas Perhubungan Kota Jayapura akan mengevaluasi izin jalan kendaraan-kendaraan tersebut.

“Sinergi ini akan terus kita lakukan secara berkala agar tidak ada lagi oknum yang memanfaatkan BBM subsidi demi keuntungan pribadi,” ujarnya.

Menanggapi temuan pelanggaran tersebut, aparat kepolisian juga langsung mengambil tindakan tegas di tempat. Beberapa unit truk yang terindikasi kuat melakukan tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi langsung diamankan dan diangkut oleh pihak Polres Kota Jayapura untuk diproses hukum lebih lanjut.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di garda depan penyaluran.

“Kami mengapresiasi tindakan tegas dari pihak kepolisian yang langsung mengamankan truk-truk nakal tersebut,” kata Ispani.

Di sisi lain, kata Ispani, Pertamina juga terus melakukan pengawasan di SPBU agar benar-benar menyalurkan BBM bersubsidi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Bersama Pemkot dan aparat, kami berkomitmen memperkuat pengawasan penyaluran BBM subsidi agar benar-benar tepat sasaran untuk masyarakat yang berhak,” kata Ispiani.

Melalui sinergi lintas sektoral yang kuat ini, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berharap Biosolar maupun Pertalite subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat Kota Jayapura yang berhak.

“Kami juga ingin menghimbau kepada masyarakat untuk ikut serta mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam penyaluran BBM subsidi di SPBU Kota Jayapura,” kata Ispiani. []

Pos terkait

Tinggalkan Balasan