ILAGA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menempatkan pembangunan rohani dan kesejahteraan spiritual masyarakat sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyerahan bantuan keuangan senilai Rp2 Miliar khusus untuk mendukung pembangunan, penyelesaian, dan renovasi gedung gereja di wilayah Kabupaten Puncak.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Papua Tengah kepada dua jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII), masing-masing sebesar Rp1 miliar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Puncak, Bupati Deiyai, Bupati Paniai, Bupati Puncak Jaya, anggota MRP Dapil Puncak, Ketua DPRK Puncak, Wakil Bupati Puncak, Wakil Bupati Intan Jaya, serta jajaran Forkopimda Provinsi Papua Tengah dan Forkopimda Kabupaten Puncak.
Bantuan diberikan untuk pembangunan gedung GKII Jemaat Efata Kago 2 sebesar Rp1 miliar dan pembangunan gedung GKII Jemaat Jordan Kago 1 sebesar Rp1 miliar.
Kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah bersama rombongan di halaman Gereja GKII Efata Kago disambut hangat oleh panitia pembangunan, tokoh gereja, dan umat Tuhan dengan penuh sukacita serta rasa haru.
Gubernur Papua Tengah menyampaikan bantuan pembangunan gereja tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelayanan keagamaan dan penguatan sarana ibadah bagi masyarakat.
“Penyerahan bantuan pembangunan Gereja Efata dan Jordan ini merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan dan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung pelayanan umat serta penguatan sarana kegiatan keagamaan bagi masyarakat di Kabupaten Puncak,” ujar Gubernur.
Ia juga menegaskan bantuan serupa turut disalurkan di delapan kabupaten lainnya di Papua Tengah, termasuk kepada berbagai organisasi keagamaan, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Papua Tengah.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Papua Tengah turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Puncak atas dukungan dan doa yang diberikan selama proses pemilihan kepala daerah.
“Saya bersama Wakil Gubernur menyampaikan terima kasih kepada umat Tuhan di Kabupaten Puncak yang telah memberikan dukungan, doa, dan restu kepada kami. Terima kasih karena telah menerima kami dengan baik dan memberikan tempat bagi kami untuk menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Gubernur berharap bantuan dana tersebut dapat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan gereja sehingga masyarakat dapat segera beribadah dengan nyaman di gedung gereja yang baru.
Gubernur juga mengapresiasi semangat gotong royong yang selama ini ditunjukkan oleh jemaat dan panitia pembangunan gereja di pelosok distrik. Ia menyebutkan, pembangunan daerah tidak hanya bicara soal jalan, jembatan, atau sekolah, tetapi juga memperkuat fondasi iman dan moral masyarakat.
“Kita membangun Papua Tengah yang maju, adil, dan sejahtera harus dibarengi dengan pembangunan rohani. Ketika iman masyarakat kuat, maka persatuan dan kedamaian di tanah ini akan terjaga selamanya. Kami berharap dana ini dikelola dengan transparan, jujur, dan tepat sasaran, agar pembangunan gereja segera rampung dan bisa digunakan sepenuhnya untuk pelayanan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah, Roni Misikmbo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah atas perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan umat Tuhan di Kabupaten Puncak.
“Pemerintah hadir sebagai wakil Allah untuk meringankan beban masyarakat, termasuk umat Tuhan di Jemaat Efata dan Jordan yang selama ini menghadapi kendala dalam pembangunan gereja akibat keterbatasan dana,” ujar Roni Misikmbo.
Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap pembangunan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Papua Tengah.
Ia menambahkan bahwa selama ini proses pembangunan gereja mengalami hambatan karena kekurangan anggaran. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan pekerjaan pembangunan dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan tepat waktu.
“Kami berharap pembangunan gereja dapat segera diselesaikan sehingga umat Tuhan bisa beribadah dengan layak dan nyaman di gedung gereja yang baru,” ucapnya.
Adapun bantuan pembangunan gereja secara simbolis diterima oleh perwakilan GKII Jemaat Efata, Pdt. Beonias Wonda, dan perwakilan GKII Jemaat Jordan, Denilson P. Wonda.
Kegiatan penyerahan bantuan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan ungkapan syukur dari masyarakat setempat yang menyambut baik perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap pembangunan sarana keagamaan di wilayah pegunungan Papua Tengah. (*)







