Dekan Moni Minta Turunkan Harga Tiket Intan Jaya – Nabire

Pastor Dekan Dekenat Moni-Puncak, Keuskupan Timika, Pastor Yanuarius Yance Wadogouby Yogi, Pr. meminta aparat keamanan dan petugas bandara menurunkan harga tiket untuk rute Intan Jaya–Nabire dan Intan Jaya–Timika.
Pastor Dekan Dekenat Moni-Puncak, Keuskupan Timika, Pastor Yanuarius Yance Wadogouby Yogi, Pr. meminta aparat keamanan dan petugas bandara menurunkan harga tiket untuk rute Intan Jaya–Nabire dan Intan Jaya–Timika. - IST

Intan Jaya, WAGADEI.ID – Pastor Dekan Dekenat Moni-Puncak, Keuskupan Timika, Pastor Yanuarius Yance Wadogouby Yogi, Pr. meminta oknum aparat keamanan dan petugas bandara, menurunkan harga tiket untuk rute Intan Jaya–Nabire dan Intan Jaya–Timika.

Pastor Dekan Moni bahkan menegur aparat keamanan karena ditemukan adanya dugaan pungutan liar (pungli) di Bandara Perintis Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Disebutkan bahwa harga satuan tiket sebesar Rp 1 juta untuk rute Intan Jaya – Nabire, tetapi beberapa oknum menaikkan harga tiket di atas tarif resmi maskapai.

Bacaan Lainnya

“Semua pesawat, para oknum pungli (agen dan aparat) tahu harga semua maskapai pesawat 1 juta rupiah dari Intan Jaya ke Nabire dan Mimika,” kata Pastor Dekan Dekenat Moni-Puncak, Pastor Yanuarius Yance Wadogouby Yogi, Pr. di Bandara Intan Jaya, Kamis (26/3/2026).

Dia meminta para oknum yang melakukan praktik pungli, tidak membuat gerakan tambahan.

“Sebenarnya (aparat) datang bertugas atau untuk apa?” kata Pastor Dekan lagi.

Pastor Dekan Dekenat Moni-Puncak, Pastor Yanuarius Yance Wadogouby Yogi, Pr. kecewa karena adanya dugaan praktik pungli di Bandara Perintis Intan Jaya.

Dia berharap agar semua pihak, terutama aparat keamanan dan petugas bandara untuk menghargai semua elemen masyarakat di Intan Jaya. []

Pos terkait

Tinggalkan Balasan