Wisuda STT Yusuf Makai Nabire, Pemprov Papua Tengah Soroti Pentingnya Pendidikan Teologi

 

Nabire, WAGADEI – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-1 Sekolah Tinggi Teologi Yusuf Makai (STTYM). Kegiatan tersebut digelar di Balai Kampung Kali Semen, SP 2, Distrik Nabire Barat, Senin (2/2/2026).

Acara berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan dihadiri pimpinan kampus, anggota senat, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua wisudawan dan wisudawati, serta para lulusan STTYM.

Sambutan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H., yang dibacakan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Dr. Zakarias Marey, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada STTYM Nabire atas komitmennya dalam mengembangkan pendidikan tinggi teologi di Papua Tengah.

Menurut Gubernur, momentum wisuda dan peringatan Dies Natalis ini tidak hanya menandai keberhasilan akademik para wisudawan dan wisudawati, tetapi juga menjadi tonggak penting perjalanan STTYM sebagai lembaga pendidikan yang berperan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Papua Tengah.

“Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan mental dan spiritual. Oleh karena itu, keberadaan sekolah tinggi teologi seperti STTYM sangat penting dalam mencetak pemimpin rohani dan pelayan masyarakat yang beriman, berkarakter, dan berintegritas,” ujar Zakarias Marey membacakan sambutan Gubernur.

Lebih lanjut disampaikan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam mewujudkan Papua Tengah yang cerdas dan sejahtera. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan pendidikan gratis serta bantuan biaya studi bagi putra-putri Papua Tengah, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak Papua Tengah yang putus sekolah atau gagal melanjutkan pendidikan tinggi hanya karena kendala biaya. Kebijakan ini juga mencakup dukungan bagi lembaga pendidikan keagamaan dan sekolah teologi,” tegasnya.

Ia berharap, dukungan kebijakan pendidikan tersebut dapat mendorong STTYM Nabire untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan layanan pendidikan, sekaligus memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi para orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya hingga ke jenjang perguruan tinggi.

Kepada para wisudawan dan wisudawati, Zakarias Marey menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas capaian akademik yang telah diraih. Ia menegaskan bahwa gelar yang diperoleh merupakan awal dari pengabdian yang lebih luas bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.

“Sebagai lulusan teologi, saudara-saudara dipanggil untuk menjadi terang dan garam dunia, membawa nilai-nilai kasih, kejujuran, kedamaian, serta keadilan sosial di tengah masyarakat Papua yang majemuk,” pesannya.

Menutup sambutannya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap Sekolah Tinggi Teologi Yusuf Makai Nabire terus bertumbuh, memperkuat jejaring kerja sama, serta menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Papua Tengah. (*)

Pos terkait