Wamena, WAGADEI – Ketua DPRD Papua Pegunungan, Yos Elopere mengatakan, pembangunan jalan antar kabupaten harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, akses darat penting untuk menekan inflasi dan membuka keterhubungan bagi delapan kabupaten di wilayah pegunungan, Jumat, (28/11/2025).
Yos Elopere mengatakan, anggaran APBD Papua Pegunungan tahun 2025 sebesar Rp1,12 triliun masih sangat terbatas. Meski demikian, DPR bersama pemerintah eksekutif berkomitmen menjalankan visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur secara bertahap sesuai kebutuhan rakyat.
“Anggaran tahun ini memang terbatas. Tapi dengan kerja sama DPR dan pemerintah eksekutif, sedikit demi sedikit visi Gubernur bisa dijalankan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Yos.
Pembangunan jalan menjadi solusi utama bagi kabupaten yang selama ini hanya bergantung pada transportasi udara, seperti Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nduga, Intan Jaya dan Lanny Jaya.
“Pembangunan jalan ini penting untuk mengurangi inflasi. Tidak apa-apa satu atau dua kilometer dulu, yang penting ada akses agar masyarakat bisa lewat,” katanya.
Selain infrastruktur jalan, DPR juga menyoroti kebutuhan tenaga Satpol PP dan guru honorer, serta pentingnya komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan di Papua Pegunungan.
Yos bilang, kantor-kantor pemerintahan perlu dilengkapi fasilitas keamanan agar mampu menghadapi situasi darurat. Ia juga meminta dinas terkait lebih aktif dalam menjalankan tugasnya.
“Kami berharap dinas-dinas bisa lebih aktif, sehingga jelas mana yang belum berjalan. Ini penting untuk mengurangi pengangguran dan menjaga ketertiban,” katanya.
Selaku Pimpinan DPR apresiasi kepada seluruh anggota DPR Papua Pegunungan yang telah mengikuti sidang paripurna APBD selama empat hari penuh.
“Terima kasih kepada 45 anggota DPR dan pihak eksekutif yang sudah bekerja sama dengan baik hingga sidang APBD induk 2026 bisa berjalan lancar,” ucapnya. (*)







