Gubernur Papua Tengah Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Asrama dan Beasiswa

Puncak Jaya, WAGADEI – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui sejumlah program strategis pendidikan yang akan dijalankan mulai 2026. Program tersebut meliputi penyediaan beasiswa, pembangunan asrama pelajar di setiap kabupaten, serta pendirian klinik matematika dan klinik Bahasa Inggris.

Komitmen itu disampaikan langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya yang dirangkaikan dengan Festival Budaya Pelajar se-Provinsi Papua Tengah 2025, Sabtu (24/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Meki Nawipa juga menyerahkan bantuan pendidikan berupa masing-masing 25 unit laptop kepada siswa-siswi SMA dan SMK peserta Festival Budaya Papua di Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya. Bantuan ini merupakan realisasi janji Gubernur Papua Tengah bersama Wakil Gubernur Deinas Geley serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa.

Menurut Gubernur, penyerahan laptop bukan sekadar pemberian fasilitas belajar, melainkan wujud nyata integritas kepemimpinan dalam menepati janji kepada generasi muda Papua Tengah.

“Laptop ini bukan hanya alat belajar, tetapi bukti bahwa setiap janji harus ditepati. Kita ingin membangun Papua Tengah dengan kejujuran dan komitmen,” tegas Meki Nawipa.

Selain menekankan pentingnya pendidikan, Gubernur juga mengajak para pelajar untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Papua sebagai identitas dan jati diri masyarakat Papua.

“Bulu kasuari, sali, dan koteka adalah identitas kita. Itu harga diri orang Papua yang harus dijaga dan diwariskan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa pada 2026 sebanyak 2.714 siswa SMA di Papua akan menerima beasiswa dari pemerintah pusat melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menyiapkan program sekolah gratis dan beasiswa daerah, serta mendorong pemerintah kabupaten, termasuk Puncak Jaya, untuk memperkuat dukungan pendidikan di wilayah masing-masing.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga akan menyediakan 100 beasiswa kedokteran dalam kurun waktu lima tahun ke depan bagi putra-putri Papua Tengah. Untuk mendukung peningkatan kualitas akademik, klinik matematika dan klinik Bahasa Inggris akan didirikan di Nabire sebagai pusat penguatan kompetensi pelajar.

Sebagai bagian dari kebijakan jangka panjang, pemerintah provinsi berencana membangun asrama pelajar di setiap kabupaten, termasuk di Kota Mulia, guna memastikan akses pendidikan yang merata bagi anak-anak Papua Tengah.

Menutup arahannya, Gubernur Meki Nawipa berpesan agar para pelajar memanfaatkan setiap fasilitas yang diberikan dengan sungguh-sungguh dan terus berjuang meraih prestasi.

“Papua Tengah membutuhkan generasi yang cerdas dan berkarakter. Terus belajar, jangan takut bermimpi, dan tetap bangga menjadi orang Papua,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan